PMII
DAN PENGABDIAN MASYARAKAT
Oleh: Arif
Safrodin
Sudah tidak bisa kita
pungkiri bahwa sebuah organisasi-organisasi, baik itu kepemudaan, organisasi
buruh, organisasi kemahasiswaan, LSM memang didirikan untuk mengabdi pada
masyarakat dan mendampingi masyarakat agar lebih baik lagi.
Demikian juga
didirikannya PMII, sudah barang tentu untuk mengabdikan diri pada masyarakat.
Ketika didirikannya PMII pada masa itu banyak sekali carut-marut pemerintahan,
yang pada ketika itu banyak sekali praktek-praktek KKN ( Korupsi Kolusi
Nepotisme ) oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan Rakyat tetapi menyengsarakan
rakyat. Sehingga para intelektual-intelektual muda yang gerah akan adanya hal
tersebut mendirikan organisasi-organisasi yang funsinya sebagai penyeimbang
pemerintahan yang tidak adil, sehingga PMII pun berdiri pada tanggal 17 April
1960, disitu para intelektual-intelektual muda NU merumuskan wadah untuk
menampung aspirasi-aspirasi rakyat yang tidak di gubris oleh pemerintahan.
Dalam perjalanannya
PMII telah beberapa kali memberikan sumbangsih bagi kemajuan serta lajunya
pembangunan Negara ini. Akan tetapi jika kita kembalikan lagi bahwa PMII adalah
organisasi Kemahasiswaan dan mahasiswa mempunyai tugas untuk mengabdi terhadap masyarakat.
Dengan adanya Tridarma Perguruan Tinggi yaitu:
1.
Pendidikan
2.
Penelitian
3.
Pengabdian Masyarakat
Jadi ketika kita
sebagai mahasiswa kita harus bisa mengamalkan Tridarma perguruan tinggi
tersebut. Kita sebagai mahasiswa sudah jelas point nomer satu sudah sering kita
dapatkan. Bahkan point nomor dua juga sering kita lakukan, akan tetapi untuk
point yang ke tiga ini kita masih belum bisa mengaktualisasikan hal tersebut.
Hanya ketika semester akhir saja kita melaksanakannya yaitu KKN ( Kuliah Kerja
Nyata ). Itu saja hanya terbatas karena pelaksanaanya hanya satu bulan.
Akan tetapi semua tridarma perguruan
tinggi tersebut dapat kita peroleh serta kita aktualisasikan ketika kita ikut
organisasi. Dan PMII pun menawarkan kepada kita supaya kita tidak hanya menjadi
mahasiswa KUPU-KUPU ( Kuliah Pulang Kuliah Pulang ). Dengan PMII kita bisa
mengabdi terhadap masyarakat. Ada beberapa contoh pengabdian terhadap
masyarakat yang sering dilaksanakan PMII, sebagai berikut :
1.
Advokasi pasar, yaitu pendampingan
terhadap pedagang-pedagang pasar yang sering dirugikan dengan
kebijakan-kebijakan pemerintah
2.
Adokasi buruh, pendampingan tentang
hak-hak buruh yang oleh para direktur-direktur perusahaan mereka belum diberi
kesejahteraan.
3.
Advokasi petani tembakau yang mana ada
isu RPP tentang pembatassan Tembakau
4.
Desa binaan, yaitu suatu desa/kampong
yang biassanya masih rawan-rawan dalam tanda kutip masih rentan murtad maka
disitu diadakan pendampingan dengan cara mengajar ngaji dan lain-lain.
5.
Bhakti social. Dan masih banyak lagi
kegiatan yang berhubungan dengan pengabdian terhadap masyarakat.
Kesimpulan
PMII termasuk dari sebuah organisasi
yang mengabdi pada masyarakat dengan beberapa aktifitas-aktifitas dan
program-program kerja PMII.
DAFTAR PUSTAKA
1. Santoso
kristeva, nur sayyid, S.Pd.i, M.A, Buku
panduan PKD PMII Stain Purwokerto, cilacap, 2012
2. Wahid,
Hasanudin. M dkk, Multi level strategi
gerakan pmii, Jakarta: PB PMII, 2006
3. Time work
2010,modul PKD, Yogyakarta: pustaka
tradisi, 2010
4. Pmii Joko
tingkir, modul mapaba, Yogyakarta: lingkar
media,2012
No comments:
Post a Comment